MAN KOTA CIMAHI – MAN Kota Cimahi menggelar Salat Ghaib dan doa bersama di lapangan upacara sekolah. Kegiatan ini merupakan wujud solidaritas untuk para korban musibah longsor di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bencana tanah longsor tersebut menimpa wilayah Pasir Kuning dan Pasir Langu pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Pihak madrasah melaksanakan Salat Ghaib pada Senin pagi, 26 Januari 2026. Ahmad Saripudin memimpin langsung jalannya ibadah secara khusyuk. Kepala Madrasah, Lia Nurasriah Maulia, hadir mengikuti salat bersama seluruh staf guru dan siswa.
Pelaksanaan ibadah ini menindaklanjuti edaran dari Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi. Kemenag mengimbau seluruh lembaga pendidikan dan masjid untuk menyelenggarakan Salat Ghaib. Langkah ini menjadi bentuk rasa belasungkawa atas musibah yang menimpa warga KBB.
Ahmad Saripudin menyampaikan pesan mendalam dalam sambutannya. Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk memanjatkan doa terbaik bagi para korban. Selain itu, ia mengimbau siswa untuk terus mengasah rasa empati terhadap sesama.

“Melalui Salat Ghaib ini, kami mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga memperoleh ketabahan,” ujar Ahmad Saripudin.
Kepala MAN Kota Cimahi, Lia Nurasriah Maulia, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter spiritual. Siswa harus memiliki kepekaan terhadap musibah yang menimpa saudara sebangsa.
“Melalui Salat Ghaib ini, kami berharap seluruh warga madrasah dapat memperkuat nilai keimanan, kepedulian, dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan,” tegas Lia Nurasriah Maulia.
Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, khusyuk, dan penuh khidmat. Kegiatan ini mempertegas kepedulian MAN Kota Cimahi terhadap aksi kemanusiaan dan penerapan nilai keagamaan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan